Nostalgia Setahun Pasar Karetan



Time flies so fast. Tak terasa Pasar Karetan sudah berusia satu tahun. Setahun lalu, 5 November 2017. Pasar Karetan di launching. Pasar Karetan merupakan destinasi digital pertama yang dicreate oleh GenPI Jateng dan menjadi pilot project destinasi digital di Indonesia. Salut dan juga bangga, karena saya bisa menjadi bagian dari Pasar Karetan. Jika diibarat bayi, Pasar Karetan itu masih bertumbuh dan berkembang. Harus dijaga dengan baik, agar tercipta sesuatu yang baik pula.


Meskipun usianya masih seumur jagung, Pasar Karetan mampu menjadi sebuah destinasi wisata baru di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Juga, mendorong ekonomi warga setempat khususnya para pelapak menjadi lebih baik di banding sebelumnya, membuka buka lapangan pekerjaan baru dan networking. Sebuah desa yang dulunya tidak begitu dikenal, kini setiap minggu dikunjungi oleh traveller dan masyarakat dari luar Kendal dan Semarang.

Pasar karetan telah menginspirasi lahirnya destinasi – destinasi digital yang ada di tanah air. Saat ini sudah ada sekitar 40 destinasi digital di Indonesia. Dan di Jawa Tengah sendiri sudah ada sekitar 6 destinasi digital lho. Ada di Kendal, Semarang, Boyolali, Purworejo, Magelang dan Banjarnegara. Semua pasar mempunyai karakter menarik dan juga instagramable serta viral di sosial media. Nah kalian sudah mengunjungi destinasi digital di daerah atau kota mana nih gaess....?

Pasar Karetan merupakan ruang kreativitas dari GenPIJateng. Banyak hal menarik yang bisa kamu temukan di Pasar Karetan lhoo....
1.Ada banyak kuliner dan mainan tradisional yang bisa dijumpai disini.
2.Suasana yang sejuk, karena berada ditengah hutan karet. Tidak hanya melihat hutan saja lho, tapi di Pasar Karetan juga bisa menikmati sawah, mulai dari masa bercocok tanam hingga masa panen. Bikin kangen dan susah move on!
3.Tempat menghabiskan waktu luang bersama sahabat, orang tua dan orang yang tersayang.
4. Tempat untuk mencari inspirasi, pengalaman dan network
5. Tempat dimana kamu bisa menyalurkan hobi  fotografi dan vlogging
6. Cocok banget untuk tempat camping bersama teman sekolah atau kuliah.
7. Bisa jadi tempat yang menyenangkan untuk acara Musik Festival in The Forest. Dan masih
    banyak lainnya.
8. Foto prewedding dan garden party juga bisa dicoba biar antri mainstream. Dan masih
    banyak yang lainnya lhooo....

Bagaimana cara membangun destinasi digital?
Syaratnya adalah sebuah daerah atau komunitas yang bergerak di pariwisata ingin membangun pasar Genpi seperti itu.Harus punya komunitas netizen seperti Genpi - Generasi Pesona Indonesia. Kedua, ada lahan, boleh milik private, boleh punya pemerintah daerah atau BUMN. Yang penting minimal 1 tahun, lokasi itu dipinjamkan, untuk dikelola oleh komunitas. Ketiga, mengajak kerjasama dengan masyarakat.

Membangun destinasi digital sejatinya tidak hanya membangun lalu ditinggalkan, tapi bagaimana mempromosikan dan bagaimana membuatnya sustainable agar bisa bertahan lama. Usia satu tahun adalah usia yang masih kecil, oleh karenanya harus dijaga dan dirawat bersama bukan hanya pemikiran dari satu orang saja. Strategi bisnis harus diterapkan disini dengan baik. Setiap hari harus belajar, belajar apa saja termasuk me-manangenya.

Orang lain, mungkin hanya melihat apa yaang mereka lihat saja. Tapi dibalik apa yang mereka lihat ada banyak perjuangan juga ujian kesabaran. Saya senang, bisa menjadi bagian dari proses itu. Melewati setiap musim dari musim hujan ke musim panas dan sekarang ke musim hujan lagi. Proses dari nol hingga sekarang, melewati proses yang panjang dan tentu saya pun masih harus banyak belajar.

Perayaan Satu Tahun Pasar Karetan



Perayaan satu tahun Pasar Karetan minggu kemarin (04/11) sangat istimewa meskipun sederhana. Banyak pengunjung yang datang ke Pasar Karetan juga banyak acara yang menarik. Mulai dari talkshow bersama TVRI Jateng, Potong Tumpeng, Penampilan Saxophone yang memukau hingga penampilan dari Komunitas Musisi Kendal yang meramaikan acara. Petcaahhh banget.... Selamat Ulang Tahun Pasar Karetan. Semoga terus menginspirasi dan memberikan manfaat untuk masyarakat dan pariwisata Indonesia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini